Senin, 01 Oktober 2012

Inagurasi MaBa '12 FK UISU di Prapat, Danau Toba

 Akhirnya, setelah ditempa abis-abisan oleh kakak-kakak dan abang-abang senior pada saat ospek, saat nya refreshing time.
Nah, kali ini para mahasiswa baru diajak oleh kakak-kakak untuk tour ke Prapat.
Kita menginap 2 malam 1 hari.
Pagi-pagi kita para maba (mahasiswa baru) dengan tetap memakai baju hitam putih berkumpul di kampus


Foto-foto dulu sebelum berangkat
Perjalanan kesana dimulai pukul 8 pagi dengan menaiki bus.
Setiap bus berisi murid baru dan beberapa kakak senior.
Selama diperjalanan kami bersenang-senang. Kakak dan abang senior yang awalnya galak banget pas ospek kemarin, disini mereka beneran baik banget dan lucu-lucu.
Bernyanyi sama-sama, bercerita dan banyak hal menyenangkan lainnya.
Pokoknya seru deh. Kira-kira dari medan ke prapat memakan waktu 7 jam.
Tetep narsis. wkwk
Fadlan dan Fadli (kembar)
Selanjutnya, setelah sampai di Hotel Niagara prapat, kami langsung di suguhi makanan enak. hehehe
Kayak tamu penting rasanya.
Setelah itu, pembagian kamar bagi maba. Aku dapat kamar di lantai 3 bareng afifah, merry dan keke.
Dan ga enak nya, ga di kasih naik lift jadi naik tangga dengan bawaan yang berat. Kebayangkan gimana menderitanya bawa barang-barang berat ke lantai 3 naik tangga.

Menjelang malam, setelah selesai makan malam. Tetap memakai baju hitam putih, kami para maba menikmati acara seni yang diisi dengan penampilan setiap kelompok maba dan kakak-kakak senior. Ada yang nampilin dance, nyanyi solo, band , dan drama musikal. Diacara ini juga ada pengumuman kakak-kakak senior yang dapat penghargaan terbaik, terserem, tercantik, terganteng dll. Selain itu acara ini juga di hadiri oleh dekan dan jajarannya. Bener-bener malam yang ga bisa dilupain. Apalagi ditambah dengan cuaca yang dingin brrrrr.






Setelah melalui malam yang sangat menyenangkan ini. Kita semua berlayar kembali kepulau kapuk.
Pagi nya para maba bangun dan melaksanakan olahraga pagi. Dimulai dengan lari pagi mengitari hotel niagara kemudian setelah itu senam di dekat kolam hotel bersama-sama.



Setelah selesai kami kembali kekamar dan bersiap-siap untuk pergi ke pulau Samosir. Ini adalah pertama kalinya aku ke pulau samosir, that's why i'm so excited.

Teras luar lantai 3, disini nampak jelas keindahan pemandangan danau toba


Narsis dulu di lobi hotel hehe


Diatas kapal yang menyeberangi danau toba.
Dan akhirnya kita sampai di Tomok, Pulau Samosir. Ketika sampai dipulau ini berasa banget kekentalan budayanya, banyak gedung dan benda-benda yang melambangkan ciri khas mereka. Di sepanjang jalan mulai dari pintu masuk kota berjejer toko-toko kecil yang berjualan pernak-pernik khas daerah sini. Bukan hanya itu saja, disini ada pementasan langsung patung si gale-gale loh. Tapi karena kita ga bisa lama disini jadi ga bisa nonton pementasannya, so we just take some photos.

Patung Sigale-gale bareng kelompok 8
Para butet berpose ria haha

Pakaian adat batak. Kain ulos plus sikembar fadlan fadli


Nah, setelah selesai berjalan-jalan di Tomok, kita kembali lagi ke hotel untuk beristirahat.
Disaat semua maba lagi tidur enak, kira-kira jam setengah 3 pagi pintu kamar setiap maba digedor paksa sama kakak-kakak senior. Hal ini bener-bener buat kita semua syok.
Berasa berada di militer. Wuih jujur, horor banget dibanguninnya.
Kamar kita digedor kuat, trus di teriakin dengan suara melengking.
"BANGUN KLEAN DEK !!!!!"
Dengan wajah setengah sadar dan iler masih ada, semua maba di kumpulin di lapangan yang udah ada api unggunnya.

Semua senior sudah berkumpul disana. Kita disuruh berbaris dan duduk melingkari api unggun.
Nah ini di sebut dengan malam renungan sekaligus malam pembalasan.
Tapi ga ada seorang maba pun yang berani ospek balik kakak seniornya.
ya  wajar sih, setelah kami lakuin pembalasan mungkin kami bakal dikasih ospek tambahan. haha
Malam ini penuh makna, ditengah malam yang sunyi kita berdoa untuk kebaikan semuanya.

setelah selesai, kami kembali tidur. Pagi nya para maba disuruh beres-beres, karena hari ini adalah hari terakhir inagurasi. Setelah beres-beres, kita semua para maba dengan tettap berpakaian hitam putih, di kumpulkan di dekat kolam hotel.
Rupanya kita bakal bermain game yang pada ujung-ujungnya jadi mandi-mandi air di kolam.
Disinilah berasa banget keakraban antara para maba dan juga senior.
jadi lucu ngeliatnya, ada yang ga bisa berenanglah, ada yang dilempar lempar ke air. hehe
Setelah selesai kita kembali ke medan dengan perasaan yang bener-berer bahagia.

Selasa, 10 Januari 2012

Dibawah Lindungan Ka'bah




"Dibawah Lindungan Ka'bah"
Sebuah film yang diangkat dari novel yang di tulis oleh pengarang Buya Hamka.
Sebuah kisah tentang 2 manusia yang saling mencintai, Hamid (Herjunot Ali) dan Zainab (Laudya Cynthia Bella).
Jujur, film ini adalah salah satu film kisah cinta religi kesukaan aku.
Pertama nonton aja udah berhasil buat aku banjir bandang air mata. Sampai sekarang kalau ngulang lagi nonton film ini, aku tetep terharu.
Gimana gak terharu ? ceritanya bagus sampai buat aku tersadar akan satu hal.
Bahwa cinta yang sejati itu adalah cinta kepada Allah..





Satu kalimat yang buat hati aku tersentak itu adalah perkataan dari ibunda Hamid (Jenny Rachman) yaitu :

"Ketika kau tak memiliki siapa - siapa selain Allah. Allah itu lebih dari cukup"


Selain itu ada percakapan antara Hamid dan Zainab yang berhasil menggugah rasa haruku lagi. Ketika ayah Zainab meninggal dunia, hamid datang ke desa. Ketika hendak kembali hamid melewati rumah Zainab. Dibalik pagar mereka saling berkata :
Zainab : Hamid apa kau akan pergi lagi ?
Hamid : Iya Zainab, aku minta diri.
Zainab : Boleh ku bertanya sesuatu Hamid ?
Hamid : apa itu Zainab ?
Zainab : Kau pasti bersedih dan menderita sekali, dibuang dari kampung ini. Bagaimana caranya kau bisa melewati ini semua ?
Hamid : Untuk melewati badai kita harus terus berjalan Nab, bukan berlari. Dan untuk terus berjalan, hanya 2 hal yang harus terus kita bawa. Keyakinan dan cinta.

Dan satu kalimat yang luar biasa yang disampaikan zainab didalam suratnya untuk Hamid.
"...dan semoga jika dunia tidak merestui cinta kita, kita punya Allah yang merestuinya. "



sedangkan dari Hamid ada kalimat yang buat aku spechless sangat.
"..Tuhan memberiku kekuatan luar biasa untuk mencintai. Bahkan disaat aku kalah. Cintaku tak dibiarkanya lekang dan hilang"
"...maka disinilah aku berada Zainab, dinegeri dimana impian kita berpusat. Kubawa jiwamu, cintamu dan cinta-Nya bersamaku. Teruslah bermohon Zainab agar cinta kita menuju jalan yang terbaik milik Allah semata."