Selasa, 10 Januari 2012

Dibawah Lindungan Ka'bah




"Dibawah Lindungan Ka'bah"
Sebuah film yang diangkat dari novel yang di tulis oleh pengarang Buya Hamka.
Sebuah kisah tentang 2 manusia yang saling mencintai, Hamid (Herjunot Ali) dan Zainab (Laudya Cynthia Bella).
Jujur, film ini adalah salah satu film kisah cinta religi kesukaan aku.
Pertama nonton aja udah berhasil buat aku banjir bandang air mata. Sampai sekarang kalau ngulang lagi nonton film ini, aku tetep terharu.
Gimana gak terharu ? ceritanya bagus sampai buat aku tersadar akan satu hal.
Bahwa cinta yang sejati itu adalah cinta kepada Allah..





Satu kalimat yang buat hati aku tersentak itu adalah perkataan dari ibunda Hamid (Jenny Rachman) yaitu :

"Ketika kau tak memiliki siapa - siapa selain Allah. Allah itu lebih dari cukup"


Selain itu ada percakapan antara Hamid dan Zainab yang berhasil menggugah rasa haruku lagi. Ketika ayah Zainab meninggal dunia, hamid datang ke desa. Ketika hendak kembali hamid melewati rumah Zainab. Dibalik pagar mereka saling berkata :
Zainab : Hamid apa kau akan pergi lagi ?
Hamid : Iya Zainab, aku minta diri.
Zainab : Boleh ku bertanya sesuatu Hamid ?
Hamid : apa itu Zainab ?
Zainab : Kau pasti bersedih dan menderita sekali, dibuang dari kampung ini. Bagaimana caranya kau bisa melewati ini semua ?
Hamid : Untuk melewati badai kita harus terus berjalan Nab, bukan berlari. Dan untuk terus berjalan, hanya 2 hal yang harus terus kita bawa. Keyakinan dan cinta.

Dan satu kalimat yang luar biasa yang disampaikan zainab didalam suratnya untuk Hamid.
"...dan semoga jika dunia tidak merestui cinta kita, kita punya Allah yang merestuinya. "



sedangkan dari Hamid ada kalimat yang buat aku spechless sangat.
"..Tuhan memberiku kekuatan luar biasa untuk mencintai. Bahkan disaat aku kalah. Cintaku tak dibiarkanya lekang dan hilang"
"...maka disinilah aku berada Zainab, dinegeri dimana impian kita berpusat. Kubawa jiwamu, cintamu dan cinta-Nya bersamaku. Teruslah bermohon Zainab agar cinta kita menuju jalan yang terbaik milik Allah semata."